Efek Plesebo (non farmakologis)

Defenisi

Plasebo adalah istilah obat yang dibuat tanpa bahan kimia yang kadang hanya berisi cairan garam. Tapi efek plasebo (semu) telah banyak membuat orang sakit tersugesti untuk sembuh. Plasebo dapat juga diartikan sebagai obat yang tidak berisi bahan apa-apa atau dikenal dengan obat kosong, semu. Di Amerika, penggunaan obat plasebo meningkat karena terbukti berhasil menangani beberapa penyakit kronis. Dokter pun banyak meresepkan obat semu ini pada pasien. Oleh karena itu bagi Anda yang tidak menyukai obat-obatan berbau kimia, obat jenis ini ampuh melawan penyakit. Obat ini hanya mengandalkan dua kata, yaitu ‘Saya yakin’. Peneliti membuktikan dua kata itu sama ampuhnya dengan obat-obatan kimia, bahkan lebih manjur. Efek itu pun disebut sebagai efek plasebo.

Fungsi Plasebo

Obat plasebo berfungsi dengan cara memberikan efek psikologis dan keyakinan untuk sembuh. Efek itu ternyata memiliki kekuatan lebih besar daripada efek bahan-bahan kimiawi dalam obat-obatan sesungguhnya. Efek plasebo banyak digunakan dalam pengobatan alternatif, dimana penyembuhan lebih didasarkan pada kepercayaan menggunakan obat herbal dan terapi berkelanjutan dibandingkan ilmu pengetahuan. Efek plasebo itu tidak nyata, obat yang diberikan sebenarnya tidak ada kandungan obatnya sama sekali. Tapi dengan keyakinan yang kuat, plasebo memberikan efek yang menguntungkan.

Penelitian tentang Efek Plasebo

Peneliti mengatakan bahwa efek plasebo dapat memberikan keuntungan sepertiga dari segala perlakuan pengobatan. Bahkan studi yang dilakukan H.K. Beecher tentang ‘The Powerful Placebo’ pada tahun 1955 menunjukkan bahwa 32 % pasien bisa sembuh karena efek plasebo. Peneliti Amerika pernah sukses menggunakan obat plasebo dalam mengobati beberapa pasien psoriaris. Studi sebelumnya juga pernah menyebutkan bahwa efek plasebo berhasil menyembuhkan pasien lupus. Keberhasilan efek plasebo menangani penyakit psoriaris ini dipublikasikan dalam Journal Psychosomatic Medicine.

Penyakit psoriaris dipilih oleh peneliti sebagai bahan percobaan karena termasuk penyakit kronis yang berhubungan dengan sistem imun dan stres. Psoriaris disebabkan karena tubuh memproduksi sel-sel kulit yang berlebih sehingga kulit cepat mati dan menyebabkan rasa sakit. Penyakit ini menimpa sekitar 4 juta orang Amerika.

Pelitian tersebut membuktikan bahwa obat plasebo bisa menangani penyakit psoriaris. Ada kemungkinan obat plasebo juga bisa digunakan untuk mengobati penyakit lainnya terutama yang berhubungan dengan stres. Meskipun demikian, ternyata efek plasebo tidak dapat menolong pasien yang sedang dalam kondisi tidak sadar atau mengganti suatu bahan yang tidak dapat diproduksi tubuh. Contohnya, obat plasebo tidak bisa mengobati penyakit diabetes tipe 1 yang kekurangan hormon insulin. Keberhasilan teknik plasebo dalam menangani penyakit psoriaris membuktikan bahwa obat yang sebenarnya kosong dan tidak mengandung zat kimia apapun bisa menangani penyakit kronis lainnya seperti asma dan multiple sclerosis.

Selain yang tersebut diatas, sebuah studi baru menemukan bahwa hampir sebagian internis di Chicago mengatakan telah meresepkan plasebo kepada pasien mereka selama prakteknya. Menurut para peneliti, kebanyakan dokter di dalam studi juga mengatakan bahwa mereka percaya kekuatan plasebo, mengindikasikan bahwa dokter menerima hubungan pikiran-tubuh yang dapat mempengaruhi kesehatan.

Tim peneliti dari Universitas Chicago mengirimkan survey tentang penggunaan plasebo kepada 466 internis di Universitas Chicago, Universitas Northwestern dan Universitas Illinois. Setengah dari penerima merespon dan 45 % responden melaporkan pemberian plasebo kepada pasien paling sedikit sekali selama praktek bertahun-tahun.

Penulis penyerta Rachel Sherman, seorang mahasiswa kedokteran dari University of Chicago’s Pritzker School of Medicine mengatakan bahwa plasebo telah digunakan dalam kedokteran sejak jaman dahulu dan masih relevan secara klinik dan secara filosofi menarik. Selain dikenal sebagai kontrol di dalam uji klinis, studi ini menjelaskan bahwa plasebo dipandang sebagai alat terapi dalam praktek pengobatan. Dari dokter yang mengatakan telah meresepkan plasebo, satu dari tiga (34%) mengatakan mereka memberitahukan kepada pasien mereka plasebo adalah “bahan yang dapat membantu dan tidak menyakitkan”. Satu dari lima (19%) memberitahukan kepada pasien mereka “plasebo adalah pengobatan” dan satu dari 10 (10%) mengatakan “plasebo adalah pengobatan tanpa efek khusus”. Empat persen dokter yang meresepkan plasebo memberitahukan kepada pasien mereka tentang resep plasebo.

Sekitar 12% dokter yang menjawab survey yang mengatakan bahwa para dokter seharusnya mencegah pemberian plasebo. Menurut tim peneliti, penggunaan plasebo masih diperdebatkan secara etika. Beberapa ahli etika berpendapat pasien harus tahu mereka diberikan plasebo, tapi yang lain melihat tidak ada masalah dengan efek plasebo. Efek plasebo berarti beberapa pasien membaik secara spontan atau karena mereka percaya sedang ditangani, bukan karena pengobatannya.

Hampir seluruh responden (96%) mengatakan mereka percaya plasebo bermanfaat terapi bagi pasien. Kebanyakan juga percaya kemungkinan psikologi positif dan manfaat fisiologi dari meditasi, yoga, teknik relaksasi, biofeedback, berdoa, spiritual, sistem pendukung sosial yang baik, rapor dokter-pasien yang baik dan disain interior lingkungan pelayanan kesehatan

Efek plasebo lebih menekankan faktor psikologis dan keyakinan untuk sembuh. Namun yang harus diperhatikan dalam penggunaan obat plasebo adalah dorongan psikologis yang harus dilakukan terus menerus. Para peneliti pun setuju bahwa obat plasebo punya beberapa keuntungan dibanding obat asli karena:

1. Mengurangi efek samping bahan kimia yang masuk ke tubuh

2. Mengurangi risiko kecanduan obat atau keracunan

3. Mengurangi biaya pengeluaran untuk penyembuhan penyakit karena harganya yang lebih murah

Daftar Pustaka

Handri, 2008, Hampir Sebagian Dokter Meresepkan Plasebo, (online) http://drhandri.wordpress.com/2008/03/08/hampir-sebagian-dokter-meresepkan-plasebo

Ulfah N, 2010, perlukah Dokter Meresepkan Obat Semu?, (online) at http://delia1990.blog.binusian.org/tag/efek-plasebo

Ulfah N, 2009, Plasebo Obat Mujarab Tanpa Bahan Kimia, (online) at http://www.detikhealth.com/read/2009/11/13/083037/1240927/766/plasebo-obat-mujarab-tanpa-bahan-kimia

%d blogger menyukai ini: